Posted by: darwin on: 04/07/08
http://darwinsimanjorang.wordpress.com/2008/06/08/kaca-mata-tembus-pandang/
Pada kesempatan ini saya ingin mengomentarinya dari sudut kaum Farisi. Jelas sekali mereka keberatan bahwa Yesus duduk dan makan bersama dengan para pemungut cukai dan kaum berdosa. Kenapa? Karena untuk mereka kaum berdosa dan pemungut cukai dianggap tak perlu dan bukan subyek untuk “diselamatkan”.
Kalau kita lihat pernyataan ini ‘Why does your master eat with tax collectors and sinners?’secara hati-hati, kita akan menemukan bahwa kaum Farisi hanya tertarik dengan “kekudusan” mereka dibanding kesediaan berbagi kekudusan. Dalam arti tertentu mereka senang melihat orang “masuk neraka”. Mereka bagaikan Dokter yang jijik melihat pasien. Bisakah Anda bayangkan Dokter yang jijik melihat orang sakit??? Maka dalam pengertian ini, agama untuk kaum Farisi adalah institusi untuk orang-orang kudus, yang tak butuh penolong lagi (mungkin juga tak butuh Allah lagi). Mereka takut terjangkit dengan dosa-dosa orang lain. Karena itu mereka menjauh dari kaum berdosa tersebut. Di samping itu, kaum Farisi juga bagaikan Dokter yang tahu mendeteksi penyakit orang. Mereka dengan cepat tahu bahwa ada penyakit berbahaya di tubuh orang lain. Tetapi bahayanya mereka tak berminat mengobatinya. Mereka hanya tertarik menunjuk penyakit itu dan mengumumkannya. Mereka tak tertarik dengan “penyembuhan”. Seharusnya kalau mereka Dokter yang benar, mereka akan dipenuhi rasa ingin menyembuhkan, ketika mereka mengetahui penyakit orang lain. Kalau memang mereka tertarik dengan keselamatan jiwa orang lain, maka hal pertama yang mereka lakukan bukan “mengutuk” orang tersebut, tetapi menunjukkan jalan yang benar kepada orang tersebut.
Saudara dan Saudari, Yesus berkata bahwa yang Ia butuh bukan kurban, tetapi cinta. Ia juga berkata bahwa kehadiran-Nya bukan untuk orang-orang yang merasa kudus sekali sehingga mereka tak butuh lagi juru selamat. Kehadiran-Nya untuk mereka yang tahu bahwa mereka orang yang berdosa dan butuh penyelamat.
Matthew 9:9-13
As Jesus was walking he saw a man named Matthew sitting by the customs house, and he said to him, ‘Follow me.’ And he got up and followed him.
While he was at dinner in the house it happened that a number of tax collectors and sinners came to sit at the table with Jesus and his disciples. When the Pharisees saw this, they said to his disciples, When he heard this he replied, ‘It is not the healthy who need the doctor, but the sick. Go and learn the meaning of the word: What I want is mercy, not sacrifice. And indeed I did not come to call the virtuous, but sinners.’
Albeo theme by Design Disease
Apa kata dunia