Wanita paling populer dalam Alqur’an

Wanita paling populer dalam Alqur’an

(bagian ketiga)

 

Sura 19 memberi gamabaran lebih jauh tentang Maria, yakni “pergi” meninggalkan keluarganya menuju “Timur” (sura 19:16), suatu perjalanan mihrab untuk lebih berkonsentrasi melakukan kehendak Allah, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah, yang oleh umat Muslim ditafsirkan sebagai doa lima waktu.

Kemudian ceritera beralih pada kisah “Maria menerima kabar gembira” (sura 19:17:21) dan ceritera yang hampir sama bisa juga ditemukan dalam sura 3:45:51. Malaikat Allah (yang oleh Kitab Suci Kristen dinamai Malaikat Gabriel dan oleh kaum Muslim dinamai Gibril) menampakkan diri kepada Maria dalam wujud seorang laki-laki yang sungguh terhormat. Maria terkejut menyaksikan hal tersebut dan mencari pertolongan Allah. Kemudian Malaikat menenangkan Maria dan memberitahu kabar suka cita bahwa Maria akan mengandung seorang Anak yang Kudus. Maria tentu heran, bagimana hal tersebut bisa terjadi sebab ia belum bersuami dan ia sendiri adalah seorang perawan (sura 19:20). Malaikat Gabriel melanjutkan “So it will be: The Lord saith, ‘That is easy for Me: and We wish to appoint Him as a sign unto men and a mercy for Us: it is matter so decreed.’(sura 19:21). So she conceived Him, and she retired with Him to remote place. (sura 19:22). Dalam sura 3:45-51 digambarkan “pewahyuan” kabar gembira dalam versi yang dapat melengkapi sura 19. Dalam sura 3 kabar gembira itu sampai pada penamaan anak yang akan dikandung oleh Maria, yakni “Jesus Kristus“, Isa Almasih, Jesus sang Mesias. Anak ini akan mendapat tempat terhormat di dunia dan di surga (bdk. sura 3:46).

Sura 3 melanjutkan pewahyuan akan Jesus Kristus, yakni Ia akan melakukan banyak mukzizat: seperti menyembuhkan orang yang lahir buta (bdk. Johanes 9) dan menyembuhkan orang yang berpenyakit kusta. Ia akan membangkitkan yang mati (bdk. kisah Yesus membangkitkan orang mati menurut Injil) dan banyak mukzizat lain (bdk. sura 3:49).

Dengan kutipan-kutipan dimaksud maka sangat jelas bahwa Alqur’an menaruh rasa hormat yang luar biasa pada Maria dan Puteranya Yesus Kristus. Dengan menamai Sang Putera sebagai Kristus, Alqur’an dengan sadar mengerti Yesus sebagai Yang Terurapi, yang kepada-Nya Allah berkenan. Ia dipersiapkan bahkan sebelum dikandung. Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s