Santa Clare

Santa Clare

Clare adalah puteri dari keluarga bangsawan di Assisi, bernama Faverone Offreducio Ortolanadi Fiumi . Ia lahir pada 11 July 1194. Ia hidup sezaman dan sekota dengan St. Francis. Terpesona dengan kotbah Francis pada masa pra-paskah tahun 1212, kemudian dia mengungkapkan keinginan hatinya, kepada Francis, untuk mengabdikan diri secara total kepada Allah. Ia dan Francis kemudian menjadi “sejoli” yang dipanggil dan dipilih oleh Allah untuk tujuan yang sama. Mereka hidup begitu akrab, namun mereka sangat jarang bertemu. Mereka berjalan pada direksi yang sama tanpa harus saling melirik satu dengan yang lain. Mereka saling mengerti perasaan yang satu dengan yang lain tanpa harus mengungkapkan isi perasaan masing-masing kepada yang lain. Mereka berdua juga mencintai sabda yang menjelma menjadi daging, Kritus yang tersalib dan Kristus yang menyerahkan diri menjadi santapan rohani umat-Nya. Mereka terpesona memandang Allah dari sudut pandang yang “sama”.

Clare sebenarnya, pada usia 15 tahun, dianjurkan oleh orang tuanya untuk menikah. Tetapi ia menolak permintaan tersebut. Pada usia 18 tahun, dia bersama rombongannya meninggalkan “istana” orang tuanya. Mereka pergi ke Gereja St. Maria Ratu Para Malaikat. Di sana ia bertemu dengan Francis dan para pengikutnya. Di Gereja kecil dan sangat sederhana inilah Francis menggunting rambut Clare. Pada saat itu juga Clare menerima jubah pertobatan dari Francis. Hari itu adalah Minggu Palma pada 1212. Ia dengan gembira menukar pakaian halus dengan jubah kasar, menanggalkan perhiasan-perhiasan berharga dan memakai tali pinggang tali. Ia mempersembahkan seluruh hidupnya kepada Allah di altar Gereja tersebut.

Setelah itu ia bergabung ke biara Benedictine. Tak lama kemudian saudarinya bernama Agnes bergabung bersama dia.

Pada tahun 1215, Clare pindah ke gereja St. Damiano. Di gereja inilah ia dan para pengikutnya yang pertama mendirikan biara. Banyak gadis bergabung bersama dia, bahkan ibunya dan saudarinya yang lain ikut bergabung.

Paus Innocentius III mengesahkan peraturan hidup dengan “privilege kemiskinan”. Biara-biara Clares dengan cepat berkembang di seluruh Italia. Banyak orang-orang penting datang mengunjungi Clare. Ia dianggap seorang yang sangat bijaksana.

Sejak masa hidupnya Allah telah menganugerahkan banyak mukzizat lewat Clare. Pernah musuh datang hendak merebut kota Assisi, Clare dengan membawa monstrance berisi Sakramen Maha Kudus pergi menghadapi pasukan musuh. Tentara musuh lari ketakutan karena mereka seakan melihat “ribuan” tentara surgawi berdiri dihadapan mereka, padahal yang berdiri dihadapan mereka hanyalah Clare membawa Sakramen Maha Kudus. Pernah juga sekelompok pembenci Gereja ingin merusak biara, Clare kemudian meletakkan monstrance berisi Sakramen Maha Kudus di atas tembok gerbang biara, lalu ia berdoa. Para pria gagah tersebut lari terbirit-birit. 

Pada akhir masa hidupnya, ketika ia sudah tak berdaya, Clare mengalami “vision” perayaan Ekaristi di kamar tempatnya berbaring. Karena itulah ia diangkat menjadi pelindung Television. Clare juga merupakan Santa pelindung orang buta, pelindung kota Assisi, pelindung para pelukis kaca-kaca Gereja.

Ia bersama St. Francis adalah pendiri “Order of Poor Clares”. Order of Poor Clares adalah Ordo Kedua Franciscan.

Di Indonesia ada sekurang-kurangnya empat biara Clares, yang dalam bahasa Indonesia dinamai Klaris. Dua berada di Sumatera Utara (di Sikeben – dekat kota Medan dan di Gunungsitoli – Nias). Satu berada di keuskupan Palembang dan satunya lagi berada di Kalimantan Barat. Hidup dan pelayanan mereka adalah berdoa. Mereka hidup dalam kemiskinan yang “radikal”. Hidup mereka sangat tergantung dari uluran tangan para dermawan yang baik dan hasil kerja tangan di sekitar biara (seperti membuat lilin, membuat Hosti, menjahit pakaian Misa, berkebun, dll.). Kalau pemberian dermawan dan hasil kerja tangan tidak mencukupi untuk biaya hidup, maka para anggota Ordo Pertama Franciscan (OFM, OFM. Conv. OFM. Cap) bertanggung jawab mensuplai kebutuhan pokok mereka. Yng bertanggungjawab biasanya salah satu dari ordo tersebut di atas yang hidup berdekatan dengan biara Klaris.

Pesta St. Clare dirayakan pada 11 Agustus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s