Garam dan Terang Dunia

 

Renungan Hari Selasa, 10 Juni 2008

1 Raja-Raja 17:1-6 & Matius 5:13-16

 

Dalam Injil hari ini kita mendengar Yesus berkata bahwa kita adalah garam dan terang dunia. Garam dalam dunia “pra-modern” hingga dunia “post-modern” sekurang-kurangnya bisa berfungsi sebagai bahan pengawet. Garang akan menjaga kondisi barang yang digarami sehingga tidak cepat membusuk. Maka ketika Yesus menagatakan bahwa para pengikut-Nya adalah garam dunia, orang-orang Kristen dituntut memiliki kwalitas “pengawet” kehidupan.

Garam juga berfungsi memberi rasa (mudah-mudahan kita bukan pengidap darah tinggi..hahaha). Tanpa garam, makanan menjadi hambar. Tanpa garam, daging dan sayuran menjadi kurang enak. Kita adalah garam dunia. Dari kita dituntut “rasa enak” dan “rasa yang menggiurkan”. Orang Kristen adalah orang yang membuat dunia menjadi dunia yang enak, nyaman dan menyenangkan. Orang Kristen bertugas membawa Kerajaan Allah nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kerajaan Allah menjadikan dunia “penuh damai”.

Garam juga sering disymbolkan dengan “kemurnian”. Kalau kita melihat putihnya garam, maka symbol tersebut dengan mudah bisa mengerti. Menjadi orang Kristen berarti menjadi tanda kemurnian bagi dunia. Kemurnian dalam perkataan, tindakan dan pikiran.

Kamu adalah terang dunia. Lampu pada dasarnya untuk dilihat dan membuat kita mudah melihat. Menjadi Kristen berarti membuat hidup menjadi saksi yang bisa dilihat dan didengar orang, bukan hanya di sekitar wilayah orang-orang yang percaya, tetapi juga menjadi saksi keseluruh dunia.

Lampu juga berfungsi sebagai “penunjuk arah”. Dengan cahaya lampu kita mudah melihat jalan dan mudah menemukan sesuatu. Menjadi Kristen berarti menunjuk jalan bagi orang lain agar sampai pada tujuan hidup kita yakni Allah. Jalan tersebut adalah Yesus Kristus.

Lampu juga bisa berfungsi sebagai tanda peringatan. Ketika kita melihat lampu kuning berkedap-kedip, kita tahu bahwa kita harus mengemudi lebih hati-hati. Menjadi Kristen berarti bahwa cara hidup kita menjadi peringatan bagi yang lain bahwa hidup bukan hanya di dunia ini. Kalau hidup di dunia ini bertentangan dengan hukum Injil, maka bahaya besar menanti di depan.

Lampu juga bisa berfungsi sebagai pengatur jalan. Menjadi Kristen berarti membuat hidup orang-orang di sekitar kita lebih teratur dan lebih lancar.

Mari berusaha sekuat tenaga kita dan dengan pertolongan Allah untuk menjadi garam dan terang dunia.

Satu pemikiran pada “Garam dan Terang Dunia

  1. Garam: sangat berguna dan sangat penting di dapur kami.,
    Tuhan,tolonglah agar keberadaan kami dapat dirasakan penting dan berguna bagi lingkungan kami,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s